Februari 28, 2021

Media Ternama

Media Nasional Terpercaya

Manakah Yang Lebih Baik, Pompa ASI Manual atau Elektrik?

3 min read

Salah satu amunisi wajib yang diperlukan seorang ibu setelah melahirkan ialah pompa ASI. Dulu, banyak anggapan bahwa pompa ASI hanya dibutuhkan oleh ibu yang padat bekerja saja. Ternyata, kini pompa ASI juga banyak dipakai oleh para ibu meski stay at home. Emm, tidak bisa dipungkiri terkadang ibu ingin sedikit lebih bersantai. Tentu saja, pompa ASI akan sedikit membantu para ibu menyisihkan waktu lebih untuk bersantai.

Dulu, hanya ada satu jenis pompa ASI, namun sekarang sudah terdapat dua jenis pompa ASI di pasaran. Pompa ASI jenis manual dan jenis elektrik. Nah, yang bikin dilema para ibu, bagus mana pompa ASI elektrik atau manual?

Sebelum membandingkan antara yang elektrik atau manual, ibu perlu mengetahui secara detail perbedaan antar keduanya. Berikut ini kami akan berikan penjelasan mengenai pompa ASI manual dan elektrik.

Pompa ASI Manual
Memilih pompa ASI jenis manual, manfaat yang paling dirasakan ialah kecepatan dan power perah dapat ibu sesuaikan dengan kebutuhan. Tak jarang ibu akan merasakan sakit ketika proses memeras berlangsung. Dengan pompa manual, ibu bisa mengatur sendiri kekuatan perahnya.

Yang menjadi kekurangan, mengenakan pompa ASI manual tentu saja membutuhkan tenaga ketika proses memeras. Terkadang, ketika mood sedang tidak baik, memompa ASI menjadi sangat membosankan dan menguras energi. Pompa ASI jenis ini biasanya dipilih oleh ibu muda yang baru memiliki anak pertama.

Pompa ASI Elektrik
Berbeda dengan manual, pompa ASI elekterik terbilang simple dan tidak memerlukan tenaga esktra selama proses memeras. Cara menggunakannya, cukup tempelkan cup ke payudara, lalu tekan tombol on, proses memeras ASI akan berlangsung otomatis.

Meski demikian, pompa elektrik ini bersifat statis. Artinya, tarikan saat memeras ASI cenderung konstan yang terkadang menyebabkan sakit. Selain itu, ibu tidak bisa mengontrol seberapa banyak jumlah ASI yang keluar dengan mengatur tarikan. Tetapi bagi Anda yang ingin memompa ASI sembari bersantai, maka pompa ASI elektrik bisa menjadi pilihan terbaik anti ribet.

Pilih mana, Pompa manual atau elektrik?
sangat sulit untuk menentukan pilihan terbaik, karena setiap orang memiliki kondisi yang berbeda-beda. Maka, kali ini saya akan memberikan tips untuk memilih mana yang terbaik bagi Anda antara pompa ASI manual atau Elektrik. Simak baik-baik ya!

Bahan pompa
Sebelum memilih pompa ASI, pastikan ibu memperhatikan dengan seksama bahan pompa ASI tersebut. Pompa ASI umumnya terbuat dengan bahan dasar plastik. Banyak yang merekomendasikan, untuk memilih pompa dari bahan plastik yang terbalut tanda aman dari Bishepnol A. Alangkah baiknya Anda menghindari Pompa ASI yang berbahan karet karena susah untuk dibersihkan.

Memperhatikan bentuk
Bentuk pompa ASI yang beredar di market sangat beragam. Menurut saya, pompa ASI yang paling ideal dan aman ialah yang memiliki silindris. Pompa ASI jenis ini dinilai sangat mudah dibersihkan serta nyaman ketika digunakan.

Bentuk lain pompa ASI yaitu terompet. Banyak yang bilang jenis ini tidak efektif untuk memeras ASI. Tetapi lagi-lagi itu kembali kepada pengguna masing-masing ya.

Pilih Sebagaimana Kebutuhan
Baik pompa ASI elektrik maupun manual, sebaiknya disesuaikan dengan asas utilitas kebutuhan. Pompa jenis manual bisa digunakan, bagi ibu yang memiliki banyak waktu kosong. Untuk ibu yang memiliki jam sibuk, ada baiknya memilih pompa ASI jenis elektrik.

Daya peras juga harus dipilih sesuai kebutuhan. Pompa ASI dengan daya hisap atau daya peras tinggi akan memungkinkan payudara terasa sakit. Sedangkan untuk pompa ASI manual, ibu bisa menyesuaikan sendiri daya hisapnya.

Nah, itu tadi ulasan mengenai tips memilih pompa ASI yang tepat. Pastikan si kecil mendapatkan ASI eksklusif selama dua tahun penuh. Dengan demikian, memilih pompa ASI yang tepat akan menjadi teman setia untuk memberikan nustrisi terbaik untuk si kecil.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.