Februari 25, 2021

Media Ternama

Media Nasional Terpercaya

17 Makanan Penambah Hemoglobin (Hb) Untuk Ibu Hamil

4 min read

Ibu hamil berisiko tinggi mengalami anemia, yaitu kondisi di mana kadar hemoglobin (Hb) di dalam sel darah merah berada di bawah angka {normal|regular}. Sebetulnya, anemia saat hamil ini wajar terjadi. Sekitar {40|forty}% ibu hamil di seluruh dunia diperkirakan mengalami kekurangan Hb. Selama kehamilan, tubuh Anda akan memproduksi darah lebih banyak untuk menunjang tumbuh kembang janin. Nah, kalau Anda tidak mendapatkan cukup nutrisi penambah Hb, terutama zat besi, tubuh tidak mampu menghasilkan darah tambahan tersebut. Oleh sebab itu, makanan penambah Hb untuk ibu hamil sangat perlu dikonsumsi selama masa kehamilan.

Faktor penyebab anemia pada ibu hamil
Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Hb tentu dibutuhkan tubuh agar semua fungsinya berjalan lancar dan {optimal|optimum}. Apalagi, di masa kehamilan ini Anda juga menanggung beban janin dalam kandungan.

Normalnya, kadar hemoglobin wanita dewasa berkisar antara 12 – {16|sixteen} g/dL. Sedangkan pada ibu hamil, kadar Hb turun menjadi 10,5 g/dL. Angka ini masih dianggap {normal|regular} jika tidak terdapat keluhan atau gejala anemia.

Anemia ringan terjadi ketika tubuh ibu hamil lebih banyak memproduksi plasma darah, sehingga konsentrasi sel darah merahnya berkurang. Penyakit anemia sendiri terdiri dari tiga jenis yang berbeda, yaitu:

* Iron-deficiency anemia (anemia akibat kekurangan besi)
* Folate-deficiency anemia (anemia akibat kekurangan vitamin B9)
* Kekurangan vitamin B12

Ibu hamil lebih berisiko terhadap anemia jika:

* Kekurangan asupan zat besi, folat, atau vitamin B12, seperti yang dijelaskan di atas
* Mengandung anak kembar
* Memiliki riwayat anemia sebelum hamil
* Jarak kehamilannya terlalu dekat
* Anda masih remaja
* Sering muntah karena morning {sickness|illness}
* Mengalami perdarahan dalam jumlah banyak

Dampak anemia pada ibu hamil
Anemia ringan saat hamil tergolong {normal|regular} dan jarang menimbulkan gejala. Namun, anemia tingkat berat pada ibu hamil yang tidak ditangani berisiko tinggi menimbulkan sejumlah komplikasi, seperti:

* Persalinan prematur
* Melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR)
* Melahirkan bayi dengan kondisi cacat lahir dan gangguan tumbuh kembang
* Stillbirth atau bayi terlanjur meninggal saat dilahirkan
* Infeksi pada ibu dan bayi
* Perdarahan paska persalinan
* Depresi paska persalinan

Inilah sebabnya Anda perlu memenuhi asupan gizi besi, vitamin B, serta zat gizi lainnya dengan mengonsumsi makanan penambah Hb.

Sumber nutrisi dan makanan penambah hemoglobin (Hb) pada ibu hamil

Mengonsumsi makanan penambah Hb ibu hamil dan suplemen hamil merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah sekaligus mengatasi anemia di masa kehamilan. Terdapat beberapa jenis nutrisi penambah Hb ibu hamil, yakni:

1. Zat besi
Kebutuhan zat besi harian ibu hamil yang disarankan adalah 27 mg. Pada trimester ketiga kehamilan, kebutuhan zat besi ini meningkat hingga {40|forty} mg per hari.

Sumber zat besi sendiri dibedakan menjadi heme dan nonheme. Zat besi heme cenderung lebih mudah diserap tubuh, sekitar 25 – 30 %, sehingga bisa meningkatkan kadar iron lebih efektif.

Sementara zat besi nonheme hanya diserap sebesar 2 – 7%. Jenis heme banyak ditemukan pada produk hewani. Sedangkan sumber nonheme diperoleh dari produk nabati dan makanan yang telah diperkaya zat besi.

Makanan penambah Hb ibu hamil yang kaya zat besi antara lain:

* Daging merah tanpa lemak, ikan, dada ayam
* Jeroan sapi
* Kerang
* Kacang-kacangan, polong-polongan, lentil, tempe, tahu
* Bayam, kale, brokoli, dan sayuran berwarna hijau tua lain
* Sereal dan roti

Selain memenuhi asupannya, Anda pun perlu memaksimalkan penyerapannya ke dalam tubuh. Caranya dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin C. Makanlah buah-buahan seperti:

* Pepaya
* Mangga
* Jeruk
* Kiwi
* Stroberi
* Tomat
* Jambu biji

Selain vitamin C, makanan yang kaya vitamin A, seperti wortel, mangga, dan ubi, juga mampu membantu penyerapan zat besi jadi lebih {optimal|optimum}.

Anda pun perlu menghindari konsumsi kafein termasuk kopi dan teh, serta minuman beralkohol, karena minuman ini dapat mengurangi penyerapan zat besi oleh tubuh.

Baca juga:

Sumber Terbaik Zat Besi dan Akibat Kekurangannya

Cegah Defisiensi Vitamin C dengan Konsumsi Buah dan Sayur Ini

2. Asam folat
Tidak hanya dibutuhkan untuk menunjang perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi, asam folat juga membantu tubuh untuk memproduksi sel darah merah. Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi sekitar {400|four hundred} – 600 mikrogram (mcg) asam folat per hari.

Makanan penambah hemoglobin ibu hamil yang kaya asam folat diantaranya adalah:

* Daging
* Kacang kedelai dan kacang polong
* Sayuran hijau misalnya bayam dan brokoli
* Buah-buahan, contohnya jeruk, buah bit, anggur, lemon, pepaya, pisang, telur, dan alpukat

Baca juga: Buah-Buahan yang Mengandung Asam Folat

{3|three}. Riboflavin (vitamin B2)
Produksi sel darah merah baru juga ditunjang oleh vitamin B2 (riboflavin) dan B9 alias folat. Oleh karena itu, penuhilah kebutuhannya setelah Anda transfusi darah. Contoh makanan penambah hemoglobin pada ibu hamil yang tinggi folat adalah:

* Sayuran berdaun hijau, seperti kale dan bayam
* Asparagus
* Hati
* Jus jeruk

Asupan vitamin B2 dapat diperoleh dari susu dan produk olahannya termasuk keju dan yogurt. Tetapi ingat, jangan mengonsumsi minuman tinggi kalsium berbarengan dengan sumber zat besi. Kalsium dapat menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh.

Vitamin lain yang juga dibutuhkan dalam proses produksi sel darah merah adalah vitamin B6 yang bisa didapatkan dari pisang dan kentang.

{4|four}. Kobalamin (vitamin B12)
Bersama dengan asam folat, vitamin B12 berfungsi untuk mendaur ulang sel darah merah lama yang sudah rusak dan menghasilkan sel yang baru. Jika asupan vitamin B12 Anda tidak terpenuhi, tubuh dapat mengalami kekurangan Hb.

Kebutuhan kobalamin harian yang perlu Anda cukupi adalah sebesar 2,6 mcg. Sumber makanan yang kaya akan vitamin B12 ialah:

* Jeruk,
* Kacang polong dan kedelai
* Sayuran hijau: bayam
* Gandum
* Daging
* Jelai
* Telur
* Susu
* Makanan yang diperkaya vitamin B12: sereal

Itulah sederet makanan penambah hemoglobin (Hb) bagi ibu hamil yang mudah Anda dapatkan. Kekurangan besi, vitamin, B dan C dapat menempatkan Anda pada risiko anemia. Meski wajar terjadi pada ibu hamil, anemia tidak semestinya Anda sepelekan. Masalah kekurangan Hb ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda dan bayi dalam kandungan.

Dengan mengonsumsi beragam makanan penambah Hb di atas, diharapkan jumlah hemoglobin dalam tubuh ibu hamil akan meningkat. Selain dari makanan, ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi suplemen kehamilan yang banyak mengandung zat besi dan asam folat. Suplemen tersebut mampu meningkatkan kadar hemoglobin dengan cepat.

Salah satu suplemen ini adalah Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold. Mengandung zat besi yang berasal dari besi fumarat, suplemen ini dapat membantu meningkatkan kadar mineral besi dalam tubuh. Selain itu, suplemen Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold pun bisa membantu mencukupi kebutuhan vitamin dan nutrisi selama kehamilan dan masa menyusui.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.